fbpx

Desain Atap Hijau: Wujud Rumah Go Green

Desain Atap Hijau: Wujud Rumah Go Green

Keterbatasan lahan kerap menjadi penghalang utama untuk mewujudkan rumah yang nyaman dan asri. Namun, kini Anda bisa merealisasikan konsep desain atap hijau tanpa terkendala dengan lahan rumah yang sempit. Menginterasikan konsep atap hijau ternyata tidak sesulit yang Anda bayangkan bila Anda sudah memahami teknik-tekniknya.

Rumah yang asri sekarang tak identik lagi dengan halaman luas dan pohon-pohon besar yang rindang. Ulasan berikut ini bisa menambah wawasan Anda sebelum mengaplikasikan konsep desain atap hijau di rumah.

Mengenal Asal-Usul Konsep Atap Hijau

desain atap hijau rumah dari tanaman

Sumber: Dezeen

Desain atap hijau (green roof) mulai dipadukan dengan kecanggihan teknologi dan prinsip arsitektur pada tahun 1970-an di Eropa Utara. Pada masa itu, keberadaan dinding beton dan material keras lainnya membuat kualitas air menurun dan manajemen air hujan jadi terganggu. Atap hijau hadir sebagai solusi untuk mengatasi buruknya kualitas air tanpa terhalangi oleh ukuran lahan yang sempit.

Atap Hijau Terdiri dari Beberapa Lapisan

atap rumah go green dari tanaman hijau

Sumber: Flickr

Pada umumnya, atap hijau tidak terbuat dari tanah sekali. Jika Anda ingin mewujudkan desain atap hijau, Anda harus menyiapkan beberapa lapisan dengan urutan paling bawah hingga paling atas sebagai berikut:

  • Atap beton.
  • Screed (lapisan bahan plester dengan kontur tertentu).
  • Lapisan ketiga tersusun dari perpaduan kerikil dan concrete block yang disusun selang-seling.
  • Sekam padi yang gembur dan mengandung banyak unsur hara.
  • Media tanam.

Jenis Green Roof Berdasarkan Fungsi & Media Tanamnya

desain atap hijau go green

Sumber: Insteading

Berdasarkan fungsi dan media tanamnya, desain atap hijau dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:

Atap Hijau Intensif

Jenis atap yang satu ini memiliki ukuran media tanam paling tebal, yaitu sekitar 20 cm. Tekstur media tanam yang tebal membuatnya sangat mirip dengan taman biasa. Atap hijau intensif paling cocok diaplikasikan pada rumah berukuran luas atau gedung lainnya seperti perkantoran, kampus, gedung pertunjukan, atau gedung olahraga. Anda harus merawat atap hijau ini secara teratur supaya keindahannya terjaga dan sistem drainasenya lancar.

Atap Ekstensif

Kalau Anda tak punya banyak waktu untuk merawat atap hijau, Anda bisa memilih jenis atap ekstensif sebagai solusi. Atap ekstensif biasanya berbahan dasar media tanam yang ketebalannya tak lebih dari 15 cm. Jenis tanaman yang paling cocok ditanam di atap ekstensif adalah rumput-rumputan dan tanaman yang dapat tumbuh di semak berbatu. Anda tak harus menyirami dan merawat tanaman setiap hari jika memilih konsep atap yang satu ini.

Atap Cokelat (Biodiversal)

Berbeda dengan atap intensif dan atap ekstensif, atap cokelat justru mengandalkan tanaman liar yang tumbuh secara alami. Atap cokelat membutuhkan lapisan tanah biasa yang dilengkapi dengan pasir dan bebatuan. Media tanam yang tepat akan membuat aneka tumbuhan liar berkembang biak secara alami sekaligus menjadi habitat hidup serangga dan hewan lainnya. Peletakan kayu lapuk dapat diandalkan untuk menciptakan habitat hidup secara natural seiring berjalannya waktu. Meskipun terkesan berantakan, atap cokelat dianggap sebagai konsep paling modern dibandingkan jenis atap hijau lainnya.

Beragam Kegunaan Atap Hijau

rumah go green

Sumber: Home Tone

Anda berkesempatan mendapatkan beragam manfaat ini jika mengaplikasikan green roof di rumah:

  • Menyaring udara kotor di sekitar rumah.
  • Menghasilkan udara bersih yang membuat rumah terasa lebih sejuk dan asri.
  • Menjaga daya tahan material atap karena tidak langsung terkena sinar matahari.
  • Mengurangi volume air yang tergenang di jalan karena sebagian diserap oleh tanaman di atap rumah.
  • Menjadi ruang terbuka hijau tanpa membuat lahan rumah semakin sempit.
  • Menyalurkan hobi berkebun yang sulit dilakukan karena keterbatasan lahan rumah.

Proses perawatan atap hijau harus dilakukan secara cermat supaya tidak menyebabkan kebocoran air dan masalah konstruksi rumah lainnya. Kalau saat ini Anda sedang merenovasi rumah, tak ada salahnya bila Anda merealisasikan desain atap hijau yang unik, ramah lingkungan, dan bermanfaat bagi hunian Anda.

No Comments

Post a Comment